This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, May 23, 2009

Belajar Berwirausaha: Teori Berwirausaha Berdasarkan Karakteristik

BisnisBaru nyadar nih kalau blog saya sudah lama tidak dipenuhi dengan postingan-postingan artikel. Intensitas kerjaan yang menumpuk sempat membuat lupa waktu (termasuk ngurus keluarga jug). Saat buka blog tercinta, ternyata ada komentar dari seseorang yang bernama boku no blog pada postingan yang ini. Pertanyaannya simple saja, kapan mau buat artikel tentang kewirausahaan?
Alhamdulillah, beberapa hari ini intensitas pekerjaan di kantor tidak sesibuk sebelumnya, sehingga bisa membuat artikel lagi. Mengenai komentar Boku No Blog tentang artikel kewirausahaan, pada postingan kali ini ingin berbagi teori secara umum (mengenai artikel prakteknya nanti tunggu aja ya..) yang saya dapatkan terutama saat dulu pernah dapat materi kewirausahaan dari LP3I selama 1 tahun (lumayan hasil beasiswa dari Diknas bo!!).
Seorang dosen di LP3I (kalau tidak salah Pak Ferry) pernah mengatakan bahwa untuk memulai suatu bisnis atau kewirausahaan, ada berberapa hal yang harus diperhatikan. Untuk postingan yang sekarang, hanya akan dipaparkan mengenai karakter yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha:
Harus memiliki motivasi. Bisnis memerlukan anda yang mengambil tindakan. Anda harus melakukan banyak hal setiap harinya, dan tidak akan terselesaikan kecuali anda yang membuat diri anda melakukannya. Anda akan sekecil apa keinginan Anda, dan sebesar apa pemikiran Anda.
Jangan takut bekerja keras.Jika menurut anda bekerja untuk orang lain adalah kerja keras, coba mulai usaha sendiri. Setiap tetes darah, keringat, air mata anda keluarkan untuk usaha anda. Anda harus bekerja dengan waktu yang lama, setidaknya diawal usaha. Hanya untuk konsep ini harus ditambah dengan slogan “Bekerja dengan Cerdas”.
Memiliki pengalaman pada bisnis yang dikerjakan. Jika anda tidak dapat menempatkan membetulkan TV, jangan buka usaha service TV. Kebanyakan pengusaha sukses memiliki pengalaman di industri memulainya dari toko. Pertimbangkan untuk bekerja di industri, setidaknya part time selama satu tahun sebelum ada sepenuhnya terjun di bidang tersebut. Banyak sekali pengusaha2 yang sukses di bisnis yang asalnya dari hobi. Meskipun, banyak juga pengusaha sukses yang bergerak di bisnis yang bukan merupakan hobinya.
Harus mampu bangkit dari kegagalan. Sering saya katakan: "Jika bisnis itu mudah, setiap orang akan melakukannya." Memulai bisnis adalah kerja keras dan kegagalan ada didepan anda setidaknya di tahun-tahun pertama. Jika anda ingin mengendalikan bisnis sendiri, anda harus mau jatuh dan segera bangkit tanpa menyerah.
Dukungan keluarga. Ketika anda memulai usaha, anda harus menghabiskan waktu diluar daripada dengan keluarga. Anda juga harus mandiri secara finansial. Anda akan menghadapi hambatan-hambatan tersebut tanpa rasa takut jika ada dukungan keluarga dan orang-orang terdekat anda.
Harus tahan banting. Jika perasaan anda mudah terluka, maka tetaplah bekerja di tempat anda yang tidak ada ancaman, karena bisnis bukanlah untuk anda. Banyak hari dalam bisnis, penolakan menunggu di setiap sudut dan anda harus mampu mengatasi penolakan tersebut.
Harus berinteraksi dengan yang lain. Menjadi seorang pengusaha memerlukan interaksi dengan berbagai kalangan, mulai dari karyawan anda sampai supplier, pelanggan, hingga investor. Anda harus memiliki kemampuan mengatur orang secara efektif tanpa membuat mereka tersinggung; kemampuan menerima masukan yang baik dari mentor dan meninggalkan yang buruk . Semakin dalam kantong anda, semakin baik Penyebab nomor satu kegagalan usaha adalah kekurangan dana. Sebelum memulai usaha, anda harus memiliki modal yang mencukupi sampai bisnis dapat menopang dirinya. Hal ini pun saya terapkan pada blog ini, dengan adanya media pertukaran link di artikel ini.
Harus mampu mendelegasikan. Dalam menjalankan usaha diperlukan banyak tugas yang berkesinambungan yang tidak mungkin anda kerjakan sendirian. Anda harus belajar mempercayai orang lain. Jika tidak, pertumbuhan bisnis anda akan terhambat.
So, sudah menetapkan hati untuk jadi pengusaha? Untuk postingan berikutnya, pasti akan saya ceritakan pengalaman2 dan cerita sukses para pengusaha yang saya peroleh dan diolah dari berbagai macam media, agar semakin meningkatkan semangat berwirausaha lagi.

Saturday, May 9, 2009

Tukeran Link

Bagi pemilik blog atau web yang mau tukeran link dengan blog ini, silakan berkomentar di kolom komentar dan jangan lupa tulis 
  1. Nama blog atau web-nya
  2. Alamat blog atau web-nya

Jangan lupa link saya dgn nama Bolehngeblog dengan alamat di http://bolehngeblog.blogspot.com disimpan juga ya (bila disimpan dipostingan, maka link sahabat juga saya tempatkan di postingan. Bila ditempatkan di sidebar, maka link sahabat juga saya tempatkan di sidebar..adil kan.) 
  1. MICROlose
  2. Blog-Go-Blog
  3. D3nba9as
  4. Tukeran link dan banner link
  5. The Folklore
  6. Seputar dunia perangkat lunak
  7. Tuntunan Bisnis Online
  8. Keping hidup
  9. Nyari duit di internet
  10. Artikel Komputer
  11. Attaya Belajar
  12. Citro Madura
  13. Dhana Arsega
  14. Saung Web
  15. Fatamorgana
  16. Cikurngora
  17. Go-Blogg 
  18. Aolih
  19. Hidup Sang Blogger

Thursday, March 19, 2009

Pemilu 2009, Saatnya Bersuara (Revisi)

Pemilu 2009 tinggal beberapa hari lagi. Tepatnya hari kamis, 9 April 2009 nanti, akan menjadi penentuan arah kebijakan bangsa Indonesia selanjutnya. Ya, 9 April 2009 nanti memang merupakan Pemilu untuk memilih anggota dewan terhormat dan DPD terpilih. Merekalah para pembawa pesan arah kebijakan bangsa ini selanjutnya.Banyak kesan yang mungkin timbul pada Pemilu 2009 ini. Ramai? Pasti, karena pemilu 2009 diikuti 44 parpol (ditambah 4 parpol lokal khusus wilayah Aceh) dengan berbagai visi, misi dan ideologi yang ditawarkan, mengalahkan jumlah parpol peserta pemilu 2004 yang hanya 24 parpol, meskipun kalah jumlah dengan peserta pemilu 1999 yang berjumlah 48 parpol. Namun,ditakutkan masih adanya beberapa masalah yang mungkin timbul saat pelaksanaannya. Pertama, pemilu 2009 merupakan pemilu yang dilakukan dengan cara Mencontreng,bukan dengan Mencoblos. Tahukah Anda mengapa Pemilu 2009 dilakukan dengan cara Mencontreng bukan dengan cara Mencoblos? Alasan utamanya sih simple saja, karena sampai dengan Tahun 2007, hanya dua negara yang melakukan pesta politiknya tersebut dengan cara mencoblos dalam tata cara pemilihannya. Dan cara tersebut dianggap sangat kuno dalam politik demokrasi. Ialah negara Indonesia dan India yang masih melakukannya. Sisanya? Ya tidak dengan mencoblos. Lucunya, tahun 2008 India telah beralih ke cara mencontreng saat melakukan “Pilkada”-nya. Jadi tinggal Indonesia saja.


Kedua, Masih belum tersosialisasinya dengan baik cara mencontreng yang baik dan benar di kalangan pemilih. Untuk pemilih pemula,mungkin sistem mencontreng ini mudah dipahami. Tapi untuk kalangan orang tua yang sudah sering melakukan Pencoblosan maka perlu sosialisasi secara intens lagi. Kemudian muncul pertanyaan, Siapakah orang yang berkewajiban mensosialisasikan peraturan ini kepada masyarakat? Tentu saja setiap orang yang sudah paham betul sistem pemilihan sekarang berkewajiban untuk memberitahukan kepada yang belum tahu, seperti prinsip Blog ini, meskipun sebetulnya selain anggota KPU, maka Parpol adalah pihak yang wajib melakukan pekerjaan ini, sekalian promosi.

Ketiga, untuk anggota KPPS seperti saya, cara penghitungan hasil pemilihan sekarang ini relatif rebih rumit. Mengapa rumit, karena adanya juklak pemilu yang dibagikan secara personal kepada anggota KPPS, terutama mengenai penghitungan suara sah dan tidak sah masih belum final. Untuk mengurangi kemungkinan surat suara yang hilang akibat kesalahan mencontreng, maka Presiden akan mengeluarkan Perppu. Yang jadi masalah adalah Perppu tersebut katanya bermasalah karena tidak dikonsultasikan dengan anggota dewan.

So, dengan keadaan-keadaan tersebut di atas, diharapkan semua warga negara Indonesia, dapat memberikan suaranya untuk Masa Depan Indonesia yang lebih baik lagi. Suara Satu Orang Sangat Menentukan Masa Depan Bangsa Indonesia

Thursday, February 26, 2009

Ada Apa Dengan SNMPTN 2009?

Ganesha OperationHari ini, sambil baca koran Pikiran Rakyat yang beberapa hari lalu, dengan berita menganai SNMPTN 2009 yang rencananya sih akan dilangsungkan sekitar tanggl 1 juli 2009 secara serentak di Indonesia. Saya jadi ingat kurang lebih 10 tahun yang lalu (berarti saya sudah tua ya??) ketika mengikuti acara tersebut dan pada tahun pertama kelulusan dari SMAN 14 Bandung, ternyata saya belum dipercaya oleh Allah SWT untuk lulus baik di pilihan pertama maupun kedua ujian tersebut. Oh ya, sekedar informasi saja bahwa ujian masuk perguruan tinggi negeri memiliki nama yang berganti-ganti. Dulunya ujian tersebut diberi nama SIPENMARU (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru), UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) lalu SPMB (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru) dan sekarang SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

Kembali ke cerita di atas, dulu tahun 99 saya memberanikan diri dengan percaya dirinya milih jurusan Akuntansi UI dan Akuntansi UNPAD. Ketika malam pengumuman tiba, rasa kantuk seperti hilang dari keseharian saya. 100% saya tidak bisa tidur menunggu hasil test UMPTN tersebut. Pas sekitar jam 3 malam, saya keluar rumah membeli koran PR dari tukang koran dadakan yang memang sengaja menjual koran PR pada event seperti ini saja. Lumayan harganya berlipat sampai 8 kali lipat harga normal koran PR pada saat itu. Padahal sih nanti pagi juga koran tersebut ada dan dijual dengan harga resmi, tapi karena rasa penasaran, jadi sengaja membeli koran edisi malam atau subuh ya
Saya buka halaman per halaman yang menampilkan kelulusan siswa yang ikut SNMPTN, saya langsung terkulai karena tidak ada nama saya disitu. Menyesal itu sudah pasti karena pada saaat ujian saya anggap belum optimal segala upaya dan pengetahuan saya. Beberapa hari sebelumnya (karena mungkin stress ya) saya sakit flu dan demam. Dan memang yang terpenting adalah saat itu saya tidak siap "Perang" dan "Peluru" senjata saya tidak pas atau tidak cukup mungkin ya.

Secara logis, untuk keberanian mengikuti ujian dengan pilihan Jurusan favorit di Jurusan IPS yaitu Akuntansi, seharusnya saya mengeluarkan segala kemampuan dan mungkin waktu belajar dan berlatih yang lebih banyak mungkin ya. Karena, pada saat itu benyak teman-teman di kelas yang juga milih jurusan tersebut dan mereka telah menyiapkan segala kemungkinan yang akan timbul. Ada beberap orang yang mengikuti les tambahan berupa bimbingan bimbel dengan tujuan agar menjadi pribadi yang lebih cerdas, pintar dan lebih unggul, baik dari SSC, Ganesha Operation, Primagama, dll. Memang sih dari 8 orang teman2 yang milih jurusan yang sama pun tidak ada yang lolos, tapi setidaknya mereka lebih prepare dibanding saya saat itu yang salah satunya dengan mengikuti bimbel tersebut.

Kembali ke masalah materi koran yang saya baca, ternyata SNMPTN sekarang lebih ribet. Mengapa saya katakan ribet? Selain harus mengikuti tes sesuai dengan jurusan yang diambilnya, peserta tes pun mendapat materi tambahan berupa Tes Potensi Akademik atau Tes Bakat Skolastik atau biasanya para karyawan yang pernah mengikuti tes ini menyebut dengan Tes Psikotes, hanya untuk mendapatkan satu kursi di Perguruan Tinggi Pilihannya. Padahal nih ya, secara umum sistem penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri dibagi dalam beberapa kategori atau cara. Pertama, cara PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan). Perguruan tinggi yang masih memberlakukan sistem ini adalah UPI, IPB dan PTN lainnya. Kedua, dengan cara ujian masuk PTN khusus, seperti UM UGM, USM ITB, USM UNSOED, SMUP, SIMAK UI dan seterusnya. Terakhir, ya dengan cara SNMPTN seperti Universitas Indonesia, UGM, UPI, UNAIR, dll.

Menariknya dan sayangnya, prosesntase penerimaan mahasiswa barunya pun bervariasi. UGM secara mengejutkan menyebutkan bahwa porsi penerimaan mahasiswa barunya tahun 2009 sebanyak 88% dari jumlah kursi yang diperebutkan.
Tahun 1990-an, menempuh pendidikan di sebuah perguruan tinggi negeri melalui jalur Penelusuran Minat dan dan Kemampuan (PMDK) merupakan mimpi banyak orang. Saat itu, selain menawarkan sejumlah beasiswa, PMDK menjadi semacam barometer intelektual seorang mahasiswa yang di dalamnya terselip gengsi yang tinggi. Lucunya, kalau dulu PMDK yang dibuka PTN itu melalui seleksi nilai rapor SMA mulai kelas satu sampai tiga, sekarang ini PMDK bisa digunakan untuk masuk ke PTN jika calon mahasiswa tidak lulus SNMPTN (dari kompas, 6 feb 2009). Mengapa?, karena banyak mahasiswa yang tidak lolos SNMPTN ternyata memiliki kualitas yang baik (hanya kesempatan bersaingnya kurang) sehingga minat mereka kuliah di PTN masih bisa disalurkan melalui jalur PMDK.

Universitas Airlangga (Unair) menyelenggarakan PMDK ini secara mandiri. Dalam sistem ini, seluruh calon mahasiswa hanya dapat memilih program-program studi yang diselenggarakan Unair. Calon mahasiswa dapat diterima menjadi mahasiswa baru melalui PMDK-UNAIR, jika lulus ujian tulis Tes Potensi dan Prestasi Akademik Unair (TPPA Unair).